Desa Puspahiang | Desa tertata menuju masyarakat sejahtera dan mandiri
(0265) 545-2004 pemdes.puspahiang@gmail.com
Beranda/Pelatihan SID Tahun 2026

Pelatihan SID Tahun 2026

· Kabar Desa

Pelatihan SID Tahun 2026

PUSPΑHIANG – Hari ini, Sabtu (18/07/2026), menjadi tonggak penting dalam upaya akselerasi digitalisasi pelayanan publik di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Bertempat di Kantor Desa Sindangkerta, sebanyak 44 perwakilan desa dari 15 kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya berkumpul untuk mengikuti Pelatihan Sistem Informasi Desa (SID) yang berlangsung khidmat sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan strategis yang diinisiasi melalui kolaborasi antara CV Nalika Tekno dan Dinas Perhubungan dan Komunikasi (Dishubkominfo) Kabupaten Tasikmalaya ini bukan sekadar agenda teknis biasa. Pelatihan ini merupakan langkah nyata dalam menjawab tantangan era digital, di mana keterbukaan informasi dan efisiensi pelayanan menjadi tuntutan mutlak bagi sebuah pemerintahan desa yang modern.

Dalam dunia yang semakin terkoneksi, data adalah aset yang paling berharga. Sistem Informasi Desa yang dioptimalkan bukan lagi sekadar alat administrasi pelengkap, melainkan jantung dari pengambilan kebijakan berbasis data.

Melalui pelatihan ini, para operator dan pengelola desa diberikan bekal teknis untuk mengintegrasikan data kependudukan, tata kelola keuangan, hingga publikasi capaian pembangunan desa secara transparan melalui kanal digital. Dengan sistem yang terintegrasi, potensi human error dalam administrasi dapat diminimalisir, dan yang paling utama, masyarakat desa akan lebih mudah mengakses informasi pembangunan secara real-time.

Kehadiran CV Nalika Tekno sebagai mitra teknis, yang disokong penuh oleh kebijakan strategis Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya, menunjukkan adanya komitmen kuat untuk memangkas kesenjangan digital di pedesaan. Sinergi antara sektor privat dan pemerintah daerah ini perlu terus dirawat.

Namun, keberhasilan transformasi ini tidak berhenti di ruang pelatihan. Setelah kegiatan ini usai, tantangan sesungguhnya terletak pada konsistensi perangkat desa dalam mengelola dan memperbarui data. Teknologi sehebat apapun tidak akan memberikan dampak tanpa adanya kemauan manusia untuk mengoperasikannya secara berkelanjutan.

Kita menyambut baik langkah progresif ini. Harapannya, 44 desa yang mengikuti pelatihan hari ini dapat menjadi pionir bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Tasikmalaya. Ketika seluruh desa telah mampu mengelola sistem informasi secara digital, maka impian besar tentang "Desa Mandiri Digital" bukan lagi sekadar slogan, melainkan realitas yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, melalui para pemimpin desa yang hadir hari ini, telah menunjukkan sikap proaktif. Kini saatnya bagi kita untuk membuktikan bahwa desa adalah garda terdepan dalam inovasi teknologi di Indonesia. Selamat bekerja bagi para penggerak digital desa, masa depan pelayanan publik yang lebih transparan dan efisien ada di tangan Anda.

Redaksi Editorial